The Influence of Information Disclosure, Organizational Culture, and Poverty on Community Participation in Village Development
DOI:
https://doi.org/10.24905/icobis.v2i1.32Keywords:
information disclosure, organizational culture, poverty, religiosity, community participationAbstract
This research is motivated by the persistently low level of community participation in village development amid the challenges of regional economic openness and poverty, particularly in Tegal Regency. This study aims to analyze the influence of information disclosure, organizational culture, and poverty on community participation in village development, with religiosity functioning as a moderating variable. Drawing on Good Governance theory, which emphasizes transparency, participation, and accountability, this research utilizes an explanatory quantitative approach. The population comprises 281 villages and 2,341 village officials in Tegal Regency, with a sample of 150 respondents determined using the Slovin formula and simple random sampling. Primary data were collected through observation, interviews, and an online Likert-scale questionnaire. Data were analyzed utilizing the Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method via SmartPLS version 4.0. The empirical results demonstrate that information disclosure, organizational culture, and poverty exert a positive and significant effect on community participation. Furthermore, religiosity is shown to significantly moderate the effect of poverty on community participation, strengthening the relationship. However, it does not moderate the effects of information disclosure or organizational culture. The study concludes that enhancing community participation necessitates strengthening information transparency, cultivating an adaptive organizational culture, and leveraging religious values to overcome poverty-related barriers.
References
Adrian, F., Aji, W., Anisa, F. U., & Nurul, F. (2024). Analisis minat pada mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim Jurusan Ekonomi Pembangunan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 13(1), 13–34.
Agustin, D. N., & Hakim, L. (2022). Peran religiusitas sebagai variabel moderating pengetahuan, persepsi produk bank syariah dan literasi keuangan terhadap minat investasi syariah. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 10(2), 106–116.
Bagus, N., Sasmito, C., & Tunggadewi, U. T. (2021). Peranan gaya kepemimpinan kepala desa terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Journal of Public Administration, 11(2), 233–243.
Bagus, P. A. (2024). Cendikia pola pikir, variabel dan hubungan variabel. Jurnal Kajian Administrasi, 2(3), 454–474.
Bedagai, K. S. (2022). Analisis kondisi sosial ekonomi dan partisipasi masyarakat. Jurnal Ilmiah METADATA, 4(1), 395–413.
Cahyani, R. D., Rosyida, I. A., & Z., H. (2025). Pengaruh akuntabilitas publik dan transparansi terhadap pengelolaan keuangan desa. Jurnal Riset Akuntansi Publik, 9(2), 220–236.
Daud, R., Blongkod, H., & Pakaya, L. (2024). Kompetensi aparat desa dan partisipasi masyarakat terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 10(1), 70–77.
Eka Suci, R. V. (2022). Pengaruh keterbukaan informasi, partisipasi masyarakat, akuntabilitas laporan keuangan terhadap pengelolaan dana desa.
Fadhallah. (2021). Wawancara dalam penelitian sosial dan pemerintahan. UNJ Press.
Fardani, I., Rochman, G. P., Akliyah, L. S., & Burhanuddin, H. (2021). Digitalisasi desa di Desa Cikole Lembang. Jurnal Inovasi Desa, 5(2).
Ginting, G., Kuswandi, A., & Budiati, A. (2024). Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan Desa Kandui: Faktor pengaruh dan tantangan. Jurnal Pembangunan Wilayah, 6(1), 112–129.
Gusri, R., Kuswanto, K., & Anderson, I. (2022). Pengaruh kemiskinan dan pendidikan terhadap partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Provinsi Jambi. Journal of Civic Education, 5(3), 419–429.
Harywibowo, M. R. (2025). Pengaruh keterbukaan informasi, pendidikan, dan kemiskinan dengan religiusitas sebagai variabel moderating pada partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Herdiana, D. (2022). Kemiskinan, kesenjangan sosial dan pembangunan desa. Jurnal Inovasi Masyarakat, 2(3), 172–180.
Hidayatullah, J. (2022). Analisis prioritas kebutuhan dasar dan partisipasi masyarakat. JAPB, 5(1), 45–52.
Husain, W. (2020). Pengaruh penyusunan rencana pembangunan terhadap pengentasan kemiskinan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Regional, 12(1), 17–34.
Indraswari, I. N. (2025). Faktor penentu akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan komitmen organisasi sebagai variabel moderasi [Skripsi tidak diterbitkan].
Jailani, S., Jeka, & Firdaus. (2023). Populasi dan sampling (kuantitatif), serta pemilihan informan kunci (kualitatif) dalam pendekatan praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320– 26332.
Kindai. (2020). Pengaruh karakteristik individu, budaya, dan komunikasi terhadap partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Kecamatan Batulicin. Kindai, 16(1), 92–101.
Laia, F., Waruwu, E., Telaumbanua, E., & Buulolo, N. A. (2024). Budaya organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kepemimpinan di Desa
Bawosalo’o Dao-Dao. Management Perspective: Jurnal Penelitian Manajemen, 1(4), 242–253.
Ma’ruf, R. (2023). Hubungan kepemimpinan dengan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Mattampa Bulu. Jurnal Pemerintahan Desa, 2(4).
Mafturrahman, M., Elshifa, A., & Anjarini, A. D. (2024). Analisis keterbukaan informasi publik terhadap partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(1), 416–423.
Mahendra, et al. (2022). Analisis partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Karangwotan. Jurnal Managemen, 4(2), 1–13.
Nurishlah, L., et al. (2023). Mengembangkan pemahaman keagamaan untuk mengokohkan akhlak mulia sebagai modal pembangunan desa. Bersama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 192–207.
Pratamayasa, D. P., Murapi, I., & Ajiani, I. P. F. (2024). Pengaruh budaya organisasi, partisipasi masyarakat, dan sistem pengendalian internal terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA), 12(1), 18–32.
Putu, S. G. (2024). Menentukan populasi dan sampel; pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9, 2721–2731.
Rahayu. (2022). Simple random sampling: Pengertian, metode, kelebihan, dan aplikasi. Pustaka Mandiri.
Rauf, F. A. (2022). Koordinasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Jurnal Sibermas, 11(2), 1273–1279.
Rokhayatun, S. (2023). Pengaruh kompensasi terhadap kinerja pendamping PPH melalui motivasi sebagai variabel intervening.
Samaun, R., Bakri, B., & Mediansyah, A. R. (2025). Upaya pemerintah desa mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa Oluhuta. Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 132–145.
Sante, E., Masinambow, V. A. J., & Sumual, J. I. (2023). Analisis partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Desa Tabulo. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(1), 109–120.
Sugiyono. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Teddy, P. F. A. (2025). Inovasi budaya organisasi dan partisipasi pegawai dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 639–648.
Ulfa, V. N. (2023). Pengaruh budaya organisasi dan kepemimpinan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja pegawai. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 2(4), 31–41.
